Kebudayaan
memiliki banyak peranan didalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dalam
dunia usaha atau korporasi. Dalam dunia usaha, kebudayaan memiliki peranan
sangat penting terutama di bidang perdagangan. Contoh saja bisnis perekonomian
di Cina yang senantiasa menjaga kepercayaan dari masyarakat pelanggan dan
membangun jaringan-jaringan yang memperkuat kelangsungan bisnis mereka. Dalam
pelaksanaan dunia usaha dan perdagangan, metode budaya bisnis sangat
mengedepankan nilai-nilai budaya/moral dari para pelaku bisnis sehingga dapat
mengatasi permasalahan yang terjadi dalam setiap kinerja perekonomian. Beberapa
nilai moral yang dilakukan adalah mengedepankan nilai kebersamaan, keadilan,
kesopanan, kepercayaan, kedisiplinan, kejujuran, etos kerja tinggi, dan
sebagainya. Contohnya seorang pebisnis harus mampu meningkatkan kualitas
dagangnya dengan cara-cara yang tidak merugikan orang lain. Dengan
diterapkannya nilai-nilai budaya/moral seperti itu maka akan menjadi sebuah
kebiasaan untuk mengajak orang lain berbuat baik dan menjaga nilai budaya juga.
Apabila usaha tersebut berhasil maka akan memberikan penghargaan sendiri atas
kerja kerasnya dalam menanamkan nilai budaya atau moral yang baik misal saja
mendapat pujian dari orang lain atau bahkan mendapatkan keuntungan yang
berlebih atas hasil kerjanya.
Kebudayaan juga lahir
dari sebuah kebiasaan yang dilakukan rutin oleh setiap individu. Kebudayaan dan
kebiasaan memiliki kesamaan persepsi di dalam masyarakat. Karena kebiasaan
melakukan sesuatu atau bertingkah laku di dalam masyarakat biasanya akan
menimbulkan sebuah kebudayaan yang sudah melekat pada diri anggota pada
masyarakat tersebut. Hal itu dapat dilihat dari budaya-budaya yang sampai saat
ini masih ada dan masih dilestarikan, itu semua dikarenakan masyarakat telah
terbiasa melakukan kegiatan yang dianggap memiliki nilai budaya tersebut bahkan
mereka berbondong-bondong untuk menurunkan hasil kebiasaan yang menjadi
kebudayaan tersebut kepada anak cucu mereka agar tetap bertahan dan
dilestarikan. Tujuannya agar generasi penerus mengenal sejarah kebudayaan yang
pernah dilakukan oleh nenek moyangnya dan mencari sebuah identitas tersendiri bagi
masyarakat didaerah tersebut. Selain itu memberikan pengetahuan tentang
bagaimana cara menjaga dan merawat sebuah kebudayaan yang bernilai positif,
maka dari itu dilakukan secara terbiasa dan turun temurun agar tetap utuh
terjaga hasil kebudayaannya.
Di dalam kehidupan
bermasyarakat yang memiliki kebudayaan terdapat pula unsur-unsur budaya
diantaranya unsur budaya yang mudah berubah dan unsur budaya yang sukar
berubah. Unsur budaya yang mudah berubah antara lain bahasa, teknologi &
peralatan, mata pencaharian, dan pengetahuan. Itu disebabkan karena semakin
berkembangnya jaman yang semakin maju dan luasnya pengetahuan yang dimiliki
menyebabkan budaya menjadi lebih berubah dari budaya sebelumnya. Contoh saja
pada unsur budaya teknologi & peralatan yang semakin modern pemikiran
pencipta budaya yang ingin menjadi lebih canggih dari hasil karya cipta
sebelumnya. Dahulu masyarakat menggunakan tungku untuk memasak, di era sekarang
manusia mulai menciptakan dan menggunakan kompor untuk digunakan sebagai alat
memasak. Hal itu menjadikan sebuah kebiasaan masyarakat untuk lebih berkembang
dan berpikir kritis untuk menciptakan ide-ide yang menhasilkan budaya baru.
Salah satu contoh lagi terdapat pada bahasa, karena bahasa kini telah mengalami
inkulturasi dengan budaya-budaya lain dengan tujuan untuk digunakan sebagai
alat interaksi atau komunikasi sesamanya. Saat ini bahasa sudah menjadi sebuah
identitas kelompok tertentu bahkan menghasilkan sebuah budaya, itu terjadi
karena adanya pengaruh kebudayaan luar yang mulai merasuki jiwa orang-orang
yang ingin mengikuti perkembangan jaman ke modern dengan cara menciptakan
hal-hal baru dengan menyesuaikan apa yang ada disekitarnya. Akan tetapi
pencampuran bahasa juga menimbulkan bahasa yang awalnya digunakan dikalangan
masyarakat sebagai sebuah identitas menjadi hilang dan samar akibat terdesaknya
dengan bahasa yang dianggap lebih cocok dengan lingkungannya. Unsur budaya yang
sukar berubah adalah religi dan kesenian. Unsur religi menjadi salah satu unsur
yang paling utama dalam kategori unsur budaya sukar berubah, dikarenakan setiap
orang memiliki hak untuk memilih terutama memilih agama dan setiap orang
memiliki kepercayaan dalam batinnya masing-masing untuk memilih mana yang
dianggap baik. Apapun yang berhubungan dengan religi maka berhubungan pula
dengan keyakinan , jadi tidak semua orang mudah untuk merubah apa yang sudah
diyakini.
Dapat disimpulkan bahwa
setiap kelompok masyarakat memiliki identitas atau ciri masing-masing dalam
berbudaya. Peranan kebudayaan dalam masyarakat sangat penting demi keutuhan
masyarakat tersebut agar menimbulkan rasa solidaritas didalam kelompok
tersebut. sebuah kegiatan yang dilakukan secara berangsur-angsur,
berulang-ulang, bahkan rutin akan menjadikan atau menciptakan sebuah kebudayaan
baru yang lama kelamaan akan dijadikan sebagai identitas masyarakatnya. Maka
dari itu dapat dilihat bahwa setiap kelompok etnik memiliki kebudayaan yang
berbeda tetapi saling menghargai satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar