Kamis, 06 November 2014

PERAN DAN PENGARUH KEBUDAYAAN



            Kebudayaan memiliki banyak peranan didalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dalam dunia usaha atau korporasi. Dalam dunia usaha, kebudayaan memiliki peranan sangat penting terutama di bidang perdagangan. Contoh saja bisnis perekonomian di Cina yang senantiasa menjaga kepercayaan dari masyarakat pelanggan dan membangun jaringan-jaringan yang memperkuat kelangsungan bisnis mereka. Dalam pelaksanaan dunia usaha dan perdagangan, metode budaya bisnis sangat mengedepankan nilai-nilai budaya/moral dari para pelaku bisnis sehingga dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dalam setiap kinerja perekonomian. Beberapa nilai moral yang dilakukan adalah mengedepankan nilai kebersamaan, keadilan, kesopanan, kepercayaan, kedisiplinan, kejujuran, etos kerja tinggi, dan sebagainya. Contohnya seorang pebisnis harus mampu meningkatkan kualitas dagangnya dengan cara-cara yang tidak merugikan orang lain. Dengan diterapkannya nilai-nilai budaya/moral seperti itu maka akan menjadi sebuah kebiasaan untuk mengajak orang lain berbuat baik dan menjaga nilai budaya juga. Apabila usaha tersebut berhasil maka akan memberikan penghargaan sendiri atas kerja kerasnya dalam menanamkan nilai budaya atau moral yang baik misal saja mendapat pujian dari orang lain atau bahkan mendapatkan keuntungan yang berlebih atas hasil kerjanya.
Kebudayaan juga lahir dari sebuah kebiasaan yang dilakukan rutin oleh setiap individu. Kebudayaan dan kebiasaan memiliki kesamaan persepsi di dalam masyarakat. Karena kebiasaan melakukan sesuatu atau bertingkah laku di dalam masyarakat biasanya akan menimbulkan sebuah kebudayaan yang sudah melekat pada diri anggota pada masyarakat tersebut. Hal itu dapat dilihat dari budaya-budaya yang sampai saat ini masih ada dan masih dilestarikan, itu semua dikarenakan masyarakat telah terbiasa melakukan kegiatan yang dianggap memiliki nilai budaya tersebut bahkan mereka berbondong-bondong untuk menurunkan hasil kebiasaan yang menjadi kebudayaan tersebut kepada anak cucu mereka agar tetap bertahan dan dilestarikan. Tujuannya agar generasi penerus mengenal sejarah kebudayaan yang pernah dilakukan oleh nenek moyangnya dan mencari sebuah identitas tersendiri bagi masyarakat didaerah tersebut. Selain itu memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara menjaga dan merawat sebuah kebudayaan yang bernilai positif, maka dari itu dilakukan secara terbiasa dan turun temurun agar tetap utuh terjaga hasil kebudayaannya.
Di dalam kehidupan bermasyarakat yang memiliki kebudayaan terdapat pula unsur-unsur budaya diantaranya unsur budaya yang mudah berubah dan unsur budaya yang sukar berubah. Unsur budaya yang mudah berubah antara lain bahasa, teknologi & peralatan, mata pencaharian, dan pengetahuan. Itu disebabkan karena semakin berkembangnya jaman yang semakin maju dan luasnya pengetahuan yang dimiliki menyebabkan budaya menjadi lebih berubah dari budaya sebelumnya. Contoh saja pada unsur budaya teknologi & peralatan yang semakin modern pemikiran pencipta budaya yang ingin menjadi lebih canggih dari hasil karya cipta sebelumnya. Dahulu masyarakat menggunakan tungku untuk memasak, di era sekarang manusia mulai menciptakan dan menggunakan kompor untuk digunakan sebagai alat memasak. Hal itu menjadikan sebuah kebiasaan masyarakat untuk lebih berkembang dan berpikir kritis untuk menciptakan ide-ide yang menhasilkan budaya baru. Salah satu contoh lagi terdapat pada bahasa, karena bahasa kini telah mengalami inkulturasi dengan budaya-budaya lain dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat interaksi atau komunikasi sesamanya. Saat ini bahasa sudah menjadi sebuah identitas kelompok tertentu bahkan menghasilkan sebuah budaya, itu terjadi karena adanya pengaruh kebudayaan luar yang mulai merasuki jiwa orang-orang yang ingin mengikuti perkembangan jaman ke modern dengan cara menciptakan hal-hal baru dengan menyesuaikan apa yang ada disekitarnya. Akan tetapi pencampuran bahasa juga menimbulkan bahasa yang awalnya digunakan dikalangan masyarakat sebagai sebuah identitas menjadi hilang dan samar akibat terdesaknya dengan bahasa yang dianggap lebih cocok dengan lingkungannya. Unsur budaya yang sukar berubah adalah religi dan kesenian. Unsur religi menjadi salah satu unsur yang paling utama dalam kategori unsur budaya sukar berubah, dikarenakan setiap orang memiliki hak untuk memilih terutama memilih agama dan setiap orang memiliki kepercayaan dalam batinnya masing-masing untuk memilih mana yang dianggap baik. Apapun yang berhubungan dengan religi maka berhubungan pula dengan keyakinan , jadi tidak semua orang mudah untuk merubah apa yang sudah diyakini.
Dapat disimpulkan bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki identitas atau ciri masing-masing dalam berbudaya. Peranan kebudayaan dalam masyarakat sangat penting demi keutuhan masyarakat tersebut agar menimbulkan rasa solidaritas didalam kelompok tersebut. sebuah kegiatan yang dilakukan secara berangsur-angsur, berulang-ulang, bahkan rutin akan menjadikan atau menciptakan sebuah kebudayaan baru yang lama kelamaan akan dijadikan sebagai identitas masyarakatnya. Maka dari itu dapat dilihat bahwa setiap kelompok etnik memiliki kebudayaan yang berbeda tetapi saling menghargai satu sama lain. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar